Anda tahu Solo “Spirit Of Java”?

Kota Surakarta atau yang lebih dikenal dengan kota Solo secara umum merupakan dataran rendah dan berada antara pertemuan sungai – sungai Pepe, Jenes, dengan Bengawan Solo. Luas Wilayah Kota Surakarta mencapai 44,06 km2 dengan ketinggian ± 92 m dari permukaan laut yang terletak diantara 1100 45’ 15’’ – 1100’45’35’’ BJ (Bujur Timur) dan antara 7036’00’’ – 7056’00’’ LS (Lintang Selatan). Secara Administratif Kota Surakarta terdiri dari 5 Kecamatan, yaitu Kecamatan Laweyan, Kecamatan Serengen, Kecamatan Banjarsari, Kecamatan Jebres, dan Kecamatan Pasar Kliwon. Sebagian lahan di kota Surakarta lebih dari  60% dipakai sebagai lahan permukiman dan 20% dari luas lahan yang ada digunakan untuk kegiatan ekonomi.

Suhu Udara rata – rata di Kota Surakarta berkisar antara 24,70C sampai dengan 27,90C. Sedangkan Kelembaban Udara berkisar antara 64% sampai dengan 85%. Hari hujan terbanyak jatuh pada bulan Februari dengan jumlah hari hujan sebanyak 25. Sedangkan curah hujan terbanyak jatuh pada bulan Oktober sebanyak 699 mm dan rata – rata curah hujan saat hari hujan terbesar jatuh pada bulan November sebesar 33,1 mm per hari hujan.

Wilayah Kota Surakarta secara umum berupa dataran rendah, hanya bagian utara dan timur memiliki daratan yang agak bergelombang. Jenih tanah di wilayah Surakarta sebagian besar berupa tanah liat berpasir termasuk Regosol Kelabu dan Alluvial, di wilayah utara tanah liat Grumosol serta wilayah bagian timur laut tanah Litosol Mediteran.

Kota Surakarta merupakan salah satu kota besar diwilayah Jawa Tengah. Dengan mengungsung slogan “ Solo The Spirit of Java” bukan suatu yang berlebihan karena kota ini mampu menjadi Trend Setter bagi kota / kabupaten lainnya terutama di sekitar kota Solo, baik dalam bidang ekonomi, soSial, dan budaya. Walaupun kota Surakarta hanya memiliki 5 kecamatan saja, kota ini memiliki potensi yang luar biasa. Berdasarkan hasil sementara sensus penduduk 2010, jumlah penduduk di Kota Surakarta tercata sebanyak 500.642 jiwa. Hal tersebut terlihat dalam tabel berikut :

Luas Wilayah, Jumlah Penduduk, dan Kepadatan Penduduk Kota Surakarta Menurut Kecamatan pada Tahun 2010

Kecamatan

Luas Wilayah (km2)

Penduduk

Kepadatan Penduduk

Laweyan

8,63

86.315

10.001,74

Serengan

3,19

44.120

13.830,72

Pasar Kliwon

4,82

74.145

15.382,78

Jebres

12,58

138.624

11.019,40

Banjarsari

14,81

157.438

10.630,52

Kota Surakarta

243.363

500.642

11.370,47

Sumber: Data Statistik Daerah Kota Surakarta tahun 2010

Dari tabel Jumlah Penduduk Kota Surakarta menurut kecamatan di atas terlihat bahwa Kecamatan Banjarsari merupakan jumlah kecamatan yang memiliki jumlah penduduk terbanyak yaitu sebesar 157.438 jiwa atau setara dengan 31,45 %. Sedangkan kecamatan Serengan merupakan kecamatan penduduk dengan jumlah penduduk paling sedikit sebesar 8,81 % atau sebesar 44.120 jiwa. Dengan luas wilayah 44,06 km2 membuat tingkat kepadatan penduduk di Kota Surakarta sangat tertinggi, bahkan tertinggi di provinsi Jawa Tengahyaitu sebesar 11.137 jiwa/km2.

Adapun kecamatan yang paling tinggi kepadatannya adalah kemacatab Pasar Kliwon dengan tingkat kepadatan  sebesar 15.383 jiwa/km2, sedangkan terendah sebesar 10.002 jiwa/km2 pada kecamatan laweyan. Dengan kondisi demikian permasalahan yang harus diselesaikan kota Surakarta dalam penyediaan sarana dan prasarana yang baik untuk masyarakat Kota Surakarta.

Salah satu sensus paling awal yang dilakukan di wilayah Karesidenan Surakarta (Residentie Soerakarta) pada tahun 1885 mencatat terdapat 1.053.985 penduduk, termasuk 2.694 orang Eropa dan 7.543 orang Tionghoa. Wilayah seluas 5.677 km² tersebut memiliki kepadatan 186 penduduk/km². Ibukota karesidenan tersebut sendiri pada tahun 1880 memiliki 124.041 penduduk.[10]

Jumlah penduduk kota Surakarta pada tahun 2010 adalah 503.421 jiwa[1], terdiri dari 270.721 laki-laki dan 281.821 wanita, yang tersebar di lima kecamatan yang meliputi 51 kelurahan dengan daerah seluas 44,1 km2. Perbandingan kelaminnya 96,06% yang berarti setiap 100 orang wanita terdapat 96 orang laki-laki. Angka ketergantungan penduduknya sebesar 66%. Catatan dari tahun 1880 [11] memberikan cacah penduduk 124.041 jiwa. Pertumbuhan penduduk dalam kurung 10 tahun terakhir berkisar 0,565 % per tahun.[12] Tingkat kepadatan penduduk di Surakarta adalah 11.370 jiwa/km2, yang merupakan kepadatan tertinggi di Jawa Tengah (kepadatan Jawa Tengah hanya 992 jiwa/km2).[13]

Jika dibandingkan dengan kota lain di Indonesia, kota Surakarta merupakan kota terpadat di Jawa Tengah[1] dan ke-8 terpadat di Indonesia, dengan luas wilayah ke-13 terkecil, dan populasi terbanyak ke-22 dari 93 kota otonom dan 5 kota administratif di Indonesia.

Daftar kecamatan di Surakarta

No.

Peta

Nama kecamatan

Kode Pos

Luas

% luas

Penduduk

% penduduk

Kepadatan

Laju pertumbuhan

1

Banjarsari

57130

14,81

33,63%

157.438

31,45%

10.630/km2

0,25

2

Jebres

57120

12,58

28,57%

138.624

27,69%

11.019/km2

0,88

3

Laweyan

57140

8,64

19,62%

86.315

17,24%

10.002/km2

-0,21

4

Pasar Kliwon

57110

4,82

10,95%

74.145

14,80%

15.383/km2

-0,07

5

Serengan

57150

3,19

7,24%

44.120

8,81%

13.830/km2

-0,59

Sumber: Sensus Penduduk Kota Solo

Kecamatan terpadat di Solo adalah Pasar Kliwon, yang luasnya hanya sepersepuluh luas keseluruhan Solo, sedangkan Laweyan merupakan kecamatan dengan kepadatan terendah. Laju pertumbuhan penduduk Solo selama 2000-2010 adalah 0,25%, jauh di bawah laju pertumbuhan penduduk Jawa Tengah sebesar 0,46%.

Jika wilayah penyangga Surakarta juga digabungkan secara keseluruhan (Solo Raya: Surakarta, Kartasura, Colomadu, Baki, Grogol, Palur), maka luasnya adalah 130 km². Penduduknya lebih dari 800.000 jiwa.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: