Konsep Perencanaan Pengembangan Kluster UMKM Batik di Kabupaten Sragen

INDUSTRIAL  ( infrastruktur, proses produksi, tenaga kerja, distribusi dan spasial)

Alasan pemilihan Konsep pengembangan UMKM batik di Kabupaten Sragen sebagai wilayah pengembangan yang dapat menunjang perkembangan Industri di wilayah SUBOSUKOWONOSRATEN, antara lain :

  • Merupakan industri kecil kreatif yang mencirikan budaya Kabupaten Sragen dan berpotensi untuk dikenalkan sebagai identitas khas Kabupaten Sragen di mata nasional dan internasional.
  • Merupakan industri kecil yang sangat potensial untuk dikembangkan di Kabupaten Sragen dan Kota Surakarta, salah satu indikatornya yaitu jumlah pemohon perizinan usaha yang semakin meningkat dari tahun ke tahun dan pangsa pasar yang telah mencapai luar negeri.
  • Berperan dalam menampung tenaga kerja non-pertanian serta memberdayakan masyarakat di Kabupaten Sragen dan wilayah lain  di sekitarnya.
  • Memberikan pengaruh besar terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sragen, salah satu indikatornya PDRB dari sektor industri yang semakin meningkat karena kontribusi sektor industri kecil.
  • Berperan besar dalam mendukung keterkaitan pergerakan penduduk serta perdagangan antar wilayah antara Kabupaten Sragen dengan wilayah SUBOSUKOWONOSRATEN  terutama dengan Kota Surakarta.

Selain itu, penerapan konsep ini berdasarkan beberapa alasan dimana:

a)      Batik Sragen adalah hasil akulturasi budaya yang merupakan hasil karya asli milik masyarakat Kabupaten Sragen;

b)      UMKM Batik Sragen merupakan sektor usaha paling potensial untuk dikembangkan sebagai produk yang dapat menjadi identitas khas Kabupaten Sragen di mata nasional dan internasional;

c)      UMKM Batik Sragen merupakan satu-satunya sektor UMKM yang mendapatkan perhatian khusus dari Pemerintah Kabupaten;

d)      Jumlah pemohon usaha UMKM Batik yang semakin meningkat setiap tahunnya.

Sementara untuk potensi eksternal  yang teridentifikasi, antara lain :

a)      Kabupaten Sragen berada di dekat pusat pertumbuhan Kota Surakarta dengan aglomerasi perkotaannya yang bercirikan niaga, jasa, perdagangan, pendidikan dan industri;

b)      Kabupaten Sragen dilintasi oleh jalur arteri primer yang menghubungkan wilayah Jawa Tengah dengan Jawa Timur (Surakarta-Mantingan);

c)      Wilayah pemasaran Batik Sragen telah mencapai hampir seluruh wilayah di Indonesia bahkan hingga ke luar negeri;

d)      Terdapat tempat wisata yang cukup terkenal di wilayah sekitarnya seperti Kota Surakarta dan Kabupaten Karanganyar;

e)      Terdapat even-even atau pameran mengenai industri kreatif khususnya batik di wilayah sekitar Kabupaten Sragen seperti Surakarta, Yogyakarta dan Pekalongan.

Konsep yang dipilih :

Industri Kreatif Berbasis Pemberdayaan Masyarakat untuk Meningkatkan Daya Saing UMKM Batik di SUBOSUKOWANASRATEN.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: